Alasan yang Membuat Real Madrid Bisa Menjuarai La Liga Lagi

Para pemain utama Madrid sekarang telah bermain bersama paling tidak sepanjang 3 tahun terakhir. Zinedine Zidane semakin memperlihatkan kapasitas besarnya jadi calon pelatih besar di Real Madrid. Entah itu Barcelona ataupun Atletico Madrid sama-sama mendapati masalah di awal musim ini. Skuad Real Madrid memiliki kesempatan besar untuk mempertahankan titel juara La Liga. Usai menunggu selama … Continue reading "Alasan yang Membuat Real Madrid Bisa Menjuarai La Liga Lagi"

Para pemain utama Madrid sekarang telah bermain bersama paling tidak sepanjang 3 tahun terakhir. Zinedine Zidane semakin memperlihatkan kapasitas besarnya jadi calon pelatih besar di Real Madrid. Entah itu Barcelona ataupun Atletico Madrid sama-sama mendapati masalah di awal musim ini. Skuad Real Madrid memiliki kesempatan besar untuk mempertahankan titel juara La Liga. Usai menunggu selama 5 musim, Real Madrid kemudian dapat kembali bertakhta di La Liga di akhir musim lalu. Satu penantian yang lumayan panjang untuk tim selevel Los Blancos. Sebelum Zinedine Zidane mempersembahkan titel La Liga, Madrid terakhir kali menjuarainya di 2011/12 ketika dilatih Jose Mourinho.

Selama empat tahun sebelum-sebelumnya, Madrid cuma mampu menonton Barcelona serta Atletico Madrid berpesta di akhir musim. Nampaknya, dua tim itu juga yang bakal jadi kompetitor utama Los Blancos untuk mempertahankan titel mereka musim lalu. Urusan mempertahankan titel, nampaknya kesempatan Isco Alarcon dan kawan-kawan masih cukup besar. Terlebih lagi mereka telah membuktikan kapasitas untuk menjadi klub yang paling baik di Eropa ketika membawa Piala Super Eropa beberapa hari lalu. Berikut Lima alasan utama yang menjadikan Real Madrid bisa lagi memuncaki klasemen La Liga pada akhir musim ini demikian berita yang saya sarikan dari situs judi online ini:

Skuat Lebih Dalam

Real Madrid memang sudah kehilangan 3 pemain penting ketika ditinggal Danilo, James Rodriguez, serta Alvaro Morata. Tetapi, komposisi skuat pelapis yang ada sekarang juga tidak kalah bagus dan malah lebih dalam. Khususnya untuk lini tengah serta pertahanan Madrid. Di lini tengah, Los Blacos sudah mempunyai Dani Ceballos yang memiliki status Pemain Terbaik Piala Eropa U-21. Untuk tempat gelandang bertahan, ada Marcos Llorente. Dia adalah salah satu gelandang bertahan cemerlang La Liga musim lalu. Dua-duanya bakal memberikan banyak ragam dalam taktik yang dibuat pelatih Zinedine Zidane. Daerah pertahanan tidak kalah dalam. Ada Theo Fernandez yang amat sesuai untuk jadi “wakil” Marcelo untuk mempertahankan bagian kiri pertahanan Los Blancos. Agar melapis Pepe yang makin uzur, Madrid telah memiliki Jesus Vallejo yang terbukti sanggup memperlihatkan kualitasnya tiap kali diturunkan. Kepergian Danilo pun tidak membuat risau. Karena ada Achraf Hakimi yang bermain memesona sepanjang pramusim. Bukan mustahil dirinya bakal mendapatkan lebih banyak kepercayaan untuk mengawal bagian kanan perlindungan Madrid musim ini.

Faktor Casemiro

Tidak dapat dipungkiri, adanya gelandang bertahan mempunyai fungsi yang besar didalam permainan sebuah klub. Walaupun, peran mereka sering tidak terlihat sebab tersembunyi di balik ketajaman para striker ataupun kecerdasan para pengatur serangan. Bersyukurlah Madrid mempunyai Carlos Henrique Casemiro. Adanya pesepakbola dari Brasil ini sanggup menjadikan Madrid lebih mengendalikan lapangan tengah. Menjuarai duel memperebutkan bola sekarang makin sering dijalankan Casemiro. Keadaan ini yang menjadikan kerja gelandang serang dan penyerang jadi lebih gampang. Pemain box-to-box midfielder ini bisa jadi bakal diberikan peran lebih leluasa sebagaimana yang terlihat di pertandingan Piala Super Eropa. Casemiro dapat memberikan Zidane beberapa pilihan strategi yang bakal sulit ditebak klub yang dihadapi.

Problem di Barcelona serta Atletico Madrid

Barcelona dan Atletico Madrid jadi saingan utama Real Madrid dalam 5 musim belakangan. Tiga tim ini bergantian ada di puncak teratas klasemen akhir. Musim ini juga kelihatannya ranking 3-besar di akhir musim tidak bakal jauh dari ketiga klub itu. Tetapi, Madrid agak lebih unggul. Sebab jadi klub yang bisa dikatakan paling siap daripada dua saingan utama mereka itu. Atletico sudah kehilangan Theo Hernandez, Matias Kranevitter, serta Oliver Torres. Keadaan ini kontan membuat kedalaman skuad Atletico hampir berada di titik nol. Lini depan Barcelona boleh jadi tidak bakal segarang musim kemarin sejalan dengan kepergian Neymar ke Paris Saint-Germain. Transfer ini bakal memberikan tekanan mental yang kencang pada skuad Barcelona. Jika pun sanggup memboyong pemain bintang untuk mengganti Neymar, tetap membutuhkan waktu untuk dapat mempertahankan kerja sama yang bagus dengan Lionel Messi serta Luis Suarez.

Kecerdasan Zizou

Faktor utama yang bakal membikin Real Madrid bisa mempertahankan titel sudah pasti sang peracik taktik, Zinedine Zidane. Laki-laki yang sering disapa Zizou ini sanggup mempersembahkan 6 piala dalam masa 1,5 musim sebagai pelatih Los Blancos. Juga menorehkan catatan bagus ketika menghantarkan Madrid jadi klub pertama yang bisa mempertahankan titel Liga Champions. Walau banyak dianggap beruntung ketika didapuk jadi pelatih Madrid, Zizou selalu memperlihatkan kepiawaiannya dalam merancang taktik. Zizou tak pernah kaku dalam memakai formasi utama 4-3-1-2 yang menjadi andalannya. Formasi ini dapat menjalani pergantian bergantung musuh yang dihadapi. Zidane pun memiliki visi yang tajam ketika melihat kekurangan dari strateginya itu serta terus menjalankan penataan. Kenyataannya, Zidane berhasil mempersembahkan treble winners di tahun ini serta berkesempatan untuk menambahkan koleksinya pada Club Word Cup 2017 akhir tahun mendatang. Lihat juga https://agenbola.io/category/berita-bola/prediksi-skor-pertandingan-bola/

Tagged: Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published.